SERGAI – MACAN NUSANTARA.ID-Kondisi infrastruktur jalan di Dusun V, Desa Silau Rakyat, Kecamatan Sei Rampah, Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai), Sumatera Utara, kian memprihatinkan. Jalan lintas berstatus jalan kabupaten sepanjang kurang lebih 3 kilometer tersebut hingga kini belum tersentuh pembangunan aspal, meski seluruh persyaratan administrasi telah dipenuhi oleh warga.
Berdasarkan laporan jurnalis MNTV, Muhammad Saleh Sinaga, pada Minggu pagi (21/12/2025), akses jalan yang menjadi urat nadi perekonomian warga ini kondisinya sangat rusak dan menyulitkan mobilitas masyarakat umum.
Kronologi Pengusulan dan Penghambat Administrasi
Persoalan ini sebenarnya sudah bergulir sejak tahun 2022. Saat itu, Kepala Desa Silau Rakyat bersama Kepala Dusun dan tokoh masyarakat setempat telah mengajukan usulan pembangunan kepada Pemerintah Kabupaten Serdang Bedagai. Namun, usulan tersebut sempat tertahan karena alasan status lahan.
Pemerintah Kabupaten sempat menolak usulan tersebut dengan alasan jalan berada di wilayah perkebunan PT Sido Jadi. Warga diminta melengkapi surat izin penyerahan dari perusahaan agar pembangunan aspal dapat dilakukan secara sah oleh negara.
Kutipan Langsung dari Kepala Dusun
Saat ditemui di kediamannya, Kepala Dusun V Desa Silau Rakyat mengungkapkan rasa kecewanya terhadap keterlambatan respon pemerintah.
”Kami sudah berjuang sejak tahun 2022. Semua syarat yang diminta pemerintah, termasuk surat penyerahan dari PT Sido Jadi, sudah kami serahkan dan mereka (Pemkab) sudah menyetujuinya saat itu. Namun nyatanya, sampai detik ini, 21 Desember 2025, janji tinggal janji. Belum ada satu meter pun jalan kami yang diaspal,” ujar Pak Kadus dengan nada kecewa.
Beliau juga menambahkan bahwa kondisi jalan yang rusak parah sering kali menghambat aktivitas ekonomi warga dan membahayakan keselamatan pengguna jalan, terutama saat musim hujan.
Janji yang Belum Terealisasi
Meski pihak pemerintah melalui dinas terkait telah menerima dokumen penyerahan lahan dan berjanji akan segera merealisasikan pengaspalan, kenyataan di lapangan tidak sesuai harapan.
Tokoh masyarakat yang mendampingi Kadus juga menegaskan, “Kami merasa seperti dianaktirikan. Padahal kami sudah kooperatif memenuhi segala administrasi yang sulit itu. Kami hanya ingin jalan ini layak dilewati seperti daerah lain di Sergai.”
Harapan Masyarakat
Warga Dusun V Desa Silau Rakyat kini mendesak Bupati Serdang Bedagai untuk segera turun tangan memantau kondisi di lapangan dan mempertanyakan kinerja dinas terkait yang belum juga merealisasikan pembangunan jalan sepanjang 3 KM tersebut.
Hingga berita ini diturunkan, warga masih berharap ada alat berat yang segera turun ke lokasi untuk memulai perbaikan demi kelancaran transportasi dan kesejahteraan masyarakat Desa Silau Rakyat.
Reporter korwil Sumut:M.Saleh Sinaga





















