LANGKAT | macannusantara.id – Kabar baik datang bagi para pelajar di wilayah Langkat Hilir yang beberapa waktu lalu terdampak musibah banjir. Di tengah perjuangan untuk kembali bangkit, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Langkat hadir membawa secercah harapan melalui penyaluran bantuan kemanusiaan yang menyentuh berbagai lapisan masyarakat.
Berlokasi di Jentera Malay Rumah Dinas Bupati Langkat, Rabu (21/6/2026), suasana haru sekaligus optimis menyelimuti acara penyerahan bantuan secara simbolis.
Sinergi Lintas Daerah: Dari Yogyakarta untuk Langkat
Ada yang istimewa dalam aksi kemanusiaan kali ini. Bupati Langkat, Syah Afandin, mengungkapkan rasa harunya atas dukungan yang mengalir tidak hanya dari lokal, tetapi juga dari jauh di luar Sumatera.
”Kami sangat mengapresiasi BAZNAS Langkat, serta dukungan luar biasa dari Pemerintah Kota Yogyakarta dan BAZNAS Kota Yogyakarta. Di momen Hari Jadi Kabupaten Langkat ke-276 dan Milad BAZNAS ke-25 ini, gotong royong adalah kekuatan utama kita,” ujar Bupati dalam sambutannya.
Lebih dari Sekadar Alat Sekolah
Bantuan yang disalurkan tidak hanya menyasar para siswa, tetapi juga menyentuh aspek kesehatan dan kesejahteraan warga lainnya. Berikut adalah rincian bantuan yang diserahkan:
Pendidikan: Paket bantuan khusus untuk pelajar terdampak banjir di Langkat Hilir.
Kesejahteraan: Bantuan untuk 21 orang mualaf dan program bedah rumah (2 unit).
Kesehatan: Layanan kesehatan gratis serta bantuan kursi roda bagi warga yang membutuhkan.
Kapolres Langkat: “Kami Hadir untuk Masyarakat”
Senada dengan Bupati, Kapolres Langkat David Triyo Prasojo, S.H, S.I.K, M.S.i, yang turut hadir bersama unsur Forkopimda, memberikan dukungan penuh terhadap langkah cepat BAZNAS.
“Ini adalah wujud nyata kepedulian. Kami berharap bantuan ini menjadi suplemen semangat bagi adik-adik siswa agar tetap gigih menempuh pendidikan meski baru saja tertimpa musibah,” tegas Kapolres David. Ia juga memastikan bahwa pihak kepolisian akan terus bersinergi menjaga stabilitas dan keamanan pascabencana.
Harapan Baru Pascabencana
Kegiatan yang berlangsung tertib dan lancar ini ditutup dengan senyum para penerima bantuan. Sinergi antara pemerintah daerah, aparat keamanan, dan lembaga keagamaan seperti BAZNAS membuktikan bahwa masyarakat Langkat tidak sendirian dalam menghadapi masa sulit.
(Candra)



















