PTPN IV Kebun Meranti Paham “Lalai”, Puluhan Pohon Sawit Diserang Hama, Manajemen Diminta Segera Dicopot!

banner 120x600

LABUHANBATU – MacanNusantara.id – Kinerja manajemen PTPN IV Regional II Kebun Meranti Paham, Sumatera Utara, kini berada di bawah sorotan tajam. Pasalnya, aset negara berupa tanaman produktif kelapa sawit ditemukan dalam kondisi mengenaskan akibat serangan hama ulat daun yang diduga akibat pembiaran dan lemahnya pengawasan di lapangan.
​Hasil investigasi tim gabungan awak media bersama Advokasi Hukum Divisi Sumut Lembaga Reclasseering Indonesia pada Kamis (12/02/2026), menunjukkan fakta yang mencengangkan. Puluhan pohon kelapa sawit produktif di area perkebunan tersebut mengalami kerusakan parah pada bagian pucuk daun.


​Hama Merajalela, Produksi Terancam Anjlok
​Kondisi daun yang mengering dan habis dimakan ulat ini bukan hanya merusak pemandangan, tetapi menjadi ancaman serius bagi pendapatan negara. Secara teknis, kerusakan daun pada tanaman menghasilkan (TM) akan berakibat langsung pada:
​Stagnansi Pertumbuhan: Batang sawit terhambat pertumbuhannya karena proses

fotosintesis yang tidak maksimal.

Penurunan Produksi TBS: Hasil Tandan Buah Segar dipastikan menurun drastis jika daun yang berfungsi sebagai “dapur” tanaman rusak.
​Wabah Menular: Jika tidak segera dihentikan, hama ini akan bermigrasi dan menyerang tanaman sehat lainnya (penularan massal).
​Kontrol Sosial: “Manajemen Tidur Nyenyak?”
​Dalam pantauan kontrol sosial tersebut, kuat dugaan bahwa pihak pengawas, mulai dari Asisten Afdeling hingga Manajer Kebun, kurang melakukan pengawasan dan penelitian rutin. Sebagai anak perusahaan BUMN di bawah naungan PalmCo, kejadian ini dianggap sebagai bentuk kelalaian yang fatal.


​”Kami sangat menyayangkan kondisi ini. Bagaimana mungkin perusahaan sebesar PTPN IV bisa kebobolan oleh serangan hama ulat daun jika pengawasan dilakukan dengan benar? Ini membuktikan adanya sistem yang tidak jalan di Kebun Meranti Paham,” tegas salah satu anggota tim investigasi.

Desakan Evaluasi Total

Melihat kondisi yang semakin mengkhawatirkan, tim mendesak Direktur Utama PTPN IV (PalmCo) untuk segera turun ke lapangan dan melakukan langkah tegas. Tidak hanya sekadar penyemprotan (fogging) hama, tetapi juga evaluasi total terhadap sumber daya manusia (SDM) yang bertanggung jawab.
​Masyarakat dan pegiat kontrol sosial meminta agar:
​Manajer Kebun, Askep, APK, hingga Asisten segera dievaluasi kinerjanya.
​Jika terbukti ada unsur kesengajaan atau pembiaran yang merugikan perusahaan negara, oknum terkait harus dicopot dari jabatannya.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak manajemen Kebun Meranti Paham belum memberikan keterangan resmi terkait penyebab meluasnya serangan hama tersebut. Tim Media akan terus mengawal kasus ini hingga ada tindakan nyata dari pihak direksi.

​Laporan: Tim Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

https://youtu.be/X-WcODk5sJ4?si=bJFvIVvno0p2adKO