Polres Langkat Intensifkan Edukasi “Asmara Subuh” di Stabat, Tekan Risiko Laka Lantas

banner 120x600

Langkat | macannusantara.id-Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Langkat terus menggencarkan langkah preventif selama bulan suci Ramadhan 1447 H. Melalui program Asmara Subuh, personel kepolisian memberikan penyuluhan dan imbauan langsung kepada para pengendara di seputaran Stabat, Jumat (20/2/26).

Fokus pada Jam Rawan Pasca-Sahur

​Kegiatan ini difokuskan pada jam-jam krusial menjelang dan usai waktu sahur, di mana mobilitas masyarakat cenderung meningkat. Personel Satlantas turun ke jalan untuk memberikan edukasi secara humanis kepada pengendara roda dua maupun roda empat yang ditemukan belum tertib berlalu lintas.

Kasat Lantas Polres Langkat, AKP Mhd. Tommy Franata, menjelaskan bahwa langkah ini diambil guna menekan potensi kecelakaan lalu lintas (laka lantas) yang sering meningkat pada waktu subuh selama bulan puasa.

​“Fokus kami adalah mengingatkan pentingnya penggunaan helm, sabuk pengaman, tidak berkendara ugal-ugalan, serta tetap mematuhi rambu lalu lintas,” ujar AKP Tommy.

Membangun Kesadaran Kolektif

​Sementara itu, Kapolres Langkat, AKBP David Triyo Prasojo, menegaskan bahwa pendekatan ini adalah bagian dari strategi Polri yang mengedepankan pembangunan kesadaran masyarakat daripada sekadar penindakan hukum.

Poin-poin utama arahan Kapolres:

  • Keselamatan sebagai Kebutuhan: Tertib lalu lintas bukan sekadar aturan, melainkan kebutuhan bersama demi keselamatan jiwa.
  • Momentum Ramadhan: Mengajak masyarakat menjadikan bulan suci sebagai ajang meningkatkan kualitas diri, termasuk dalam kedisiplinan di jalan raya.
  • Larangan Ugal-ugalan: Mengingatkan masyarakat agar tidak menyalahgunakan waktu subuh untuk aktivitas yang mengganggu ketertiban umum.

Komitmen Berkelanjutan

​Polres Langkat memastikan kegiatan edukasi Asmara Subuh ini akan dilakukan secara konsisten sepanjang bulan Ramadhan. Harapannya, angka pelanggaran dan kecelakaan di wilayah hukum Polres Langkat dapat ditekan secara signifikan melalui pendekatan yang humanis dan preventif.

​Dengan kehadiran Polri di tengah masyarakat, diharapkan tercipta rasa aman serta budaya tertib berlalu lintas yang lebih baik di Kabupaten Langkat.

(candra)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

https://youtu.be/X-WcODk5sJ4?si=bJFvIVvno0p2adKO