ROKAN HILIR ||MACAN NUSANTARA.ID -Kondisi Jalan Ringroad di Bagan Batu, Kabupaten Rokan Hilir, kian memprihatinkan. Infrastruktur yang sejatinya berfungsi sebagai jalur alternatif untuk mengurai kemacetan dan memperlancar arus lalu lintas, kini justru berubah menjadi ancaman nyata bagi keselamatan pengguna jalan.
Kerusakan masif di sejumlah titik dilaporkan telah berlangsung selama bertahun-tahun. Namun, hingga saat ini, belum ada penanganan maksimal dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rokan Hilir, yang memicu gelombang kekecewaan dari masyarakat setempat.
Kondisi Lapangan: Lubang Menganga dan Rawan Celaka
Pantauan langsung di lokasi menunjukkan pemandangan yang mengkhawatirkan. Ruas jalan dipenuhi lubang besar dan dalam, aspal yang mengelupas, serta permukaan tanah yang tidak rata.
Kondisi ini mencapai titik paling berbahaya saat curah hujan tinggi. Lubang-lubang tersebut tertutup genangan air, menciptakan “jebakan” mematikan bagi pengendara, terutama pengguna sepeda motor. Minimnya lampu penerangan jalan di malam hari semakin memperbesar risiko kecelakaan lalu lintas di kawasan tersebut.
Suara Masyarakat: “Jangan Tunggu Ada Korban Jiwa”
Sejumlah warga yang melintasi jalur tersebut mengekspresikan keresahan mereka. Sebagai akses vital untuk distribusi logistik dan aktivitas ekonomi, kerusakan ini dianggap sangat menghambat produktivitas warga.
”Jalan ini sudah lama rusak. Hampir setiap hari kami harus bertaruh nyawa melintas di sini. Kami heran, kenapa Pemkab seolah tutup mata dan belum ada perbaikan serius,” ujar salah seorang warga dengan nada kecewa.
Warga juga mengkritik pola perbaikan selama ini yang dinilai hanya bersifat formalitas.
“Kalau cuma ditambal sulam, sebentar saja sudah hancur lagi. Kami butuh perbaikan menyeluruh yang permanen. Ini menyangkut keselamatan orang banyak,” tegas warga lainnya.
Menagih Komitmen Pemkab Rokan Hilir
Masyarakat kini secara terbuka mempertanyakan komitmen Pemkab Rokan Hilir dalam menyediakan infrastruktur dasar yang layak. Pembiaran jalan rusak ini dinilai bukan hanya merugikan secara fisik dan materiil, tetapi juga mencoreng citra pelayanan publik pemerintah daerah.
Warga mendesak agar:
- Pemkab segera turun ke lapangan untuk meninjau langsung skala kerusakan.
- Perbaikan Ringroad menjadi prioritas utama dalam anggaran pembangunan tahun ini.
- Penyediaan lampu jalan untuk meminimalisir risiko kecelakaan di malam hari.
”Jangan sampai harus ada korban jiwa dulu baru pemerintah bergerak. Kami hanya menuntut hak kami sebagai warga untuk mendapatkan jalan yang aman dan layak,” pungkas warga menutup pembicaraan.
Laporan: Korwil Riau Carles Sirait





















