TELUK MENGKUDU – MACAN NUSANTARA.ID-Suasana penuh khidmat, keceriaan, dan antusiasme menyelimuti SMA Negeri 1 Teluk Mengkudu, Kabupaten Serdang Bedagai, pada Jumat (06/02/2026). Seluruh siswa-siswi, dewan guru, beserta kepala sekolah berkumpul bersama untuk memperingati hari besar Islam, Isra Wal Mi’raj Nabi Besar Muhammad SAW 27 Rajab 1447 Hijriah.

Acara yang dimulai pukul 07:30 WIB ini menghadirkan Al-Ustadz Muhammad Ikrom Khan Panjaitan, S.Pd., yang akrab disapa “Ustadz India”, sebagai penceramah utama. Kehadiran beliau disambut hangat meski cuaca sempat diguyur hujan.
Apresiasi dan Motivasi Kepala Sekolah
Dalam sambutannya, Kepala Sekolah SMAN 1 Teluk Mengkudu, Bapak Tumpal Simbolon, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada sang ustadz yang telah menempuh perjalanan jauh dari Kota Pon/Dusun pon demi memenuhi undangan sekolah.
“Kami sangat berterima kasih kepada Pak Ustadz. Walaupun cuaca hujan, beliau tetap hadir tepat waktu. Kami sangat bangga dan senang, semoga tausiyah beliau dapat memotivasi hati kita semua di sini,” ujar Tumpal Simbolon.
Beliau juga memuji kekompakan dan keguyuban seluruh panitia, guru, dan siswa yang telah bekerja sama dengan penuh antusias sehingga acara ini dapat terlaksana dengan baik.
Pesan Tegas: Jauhi Narkoba, Teladani Rasulullah
Mengusung tema “Mewujudkan Generasi Berakhlak Mulia dengan Meneladani Akhlak Muhammad Rasulullah SAW”, Bapak Tumpal Simbolon memberikan pesan menyentuh kepada para siswa. Beliau menekankan pentingnya menjaga diri dari pengaruh negatif lingkungan.
Meneladani Rasul: Menjadikan akhlak Nabi sebagai kompas dalam bertindak.
Masa Depan: Mengingatkan siswa untuk menjadi manusia terbaik sesuai harapan orang tua.
Darurat Narkoba: Mengimbau dengan tegas agar siswa menjauhi narkoba dan pergaulan bebas yang dapat memporak-porandakan cita-cita. “Sekarang sudah ngeri, banyak generasi muda amburadul karena kecanduan narkoba. Jauhilah itu demi masa depan kalian,” tegasnya.
Intisari Tausiyah: Perjalanan Iman
Memasuki acara inti, Al-Ustadz Muhammad Ikrom Khan Panjaitan, S.Pd. menguraikan kisah perjalanan agung satu malam Nabi Muhammad SAW dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsa, hingga menuju Sidratul Muntaha menggunakan Buraq. Dalam ceramahnya, beliau menekankan bahwa peristiwa ini adalah penghiburan dari Allah saat Nabi dalam suasana duka, sekaligus momen diterimanya risalah salat lima waktu.
Suasana haru sempat menyelimuti lokasi acara saat sang ustadz melantunkan doa-doa yang menyentuh hati. Hal ini turut mendapat apresiasi dari awak media Macan Nusantara Id, Muhammad Saleh Sinaga, yang turut hadir meliput kegiatan tersebut.

Acara ditutup dengan doa bersama dan berjalan dengan tertib hingga selesai. Diharapkan melalui peringatan ini, siswa-siswi SMAN 1 Teluk Mengkudu tumbuh menjadi generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki akhlakul karimah.
Laporan: Muhammad Saleh Sinaga



















