Seni Jalanan Bicara! Inilah Para Jawara “Bhayangkara Mural Cup 2026” Polres Labusel

banner 120x600

LABUSEL, Macannusantara.id – Dinding-dinding di Labuhanbatu Selatan kini punya cerita baru. Setelah kompetisi sengit selama sepekan (19–24 Januari 2026), Polres Labuhanbatu Selatan akhirnya resmi mengumumkan para maestro kuas yang berhasil menaklukkan tema inspiratif: “Tidak Mudah Bukan Berarti Tidak Bisa”.
​Lomba bertajuk Bhayangkara Mural Cup 2026 ini sukses menyedot perhatian seniman lokal dari berbagai pelosok kecamatan. Bukan sekadar coretan, setiap goresan warna yang tercipta merupakan simbol optimisme masyarakat Labusel.
​Daftar Sang Pemenang
​Berdasarkan penilaian ketat dewan juri terhadap komposisi, teknik, dan kedalaman pesan, berikut adalah nama-nama yang berhasil naik podium:
​Juara I: Sudarto (Dusun Sijambu, Desa Sisumut, Kec. Kotapinang).
​Juara II: Agus Adha & Lutfi Qabi (Desa Aek Goti, Kec. Silangkitang).
​Juara III: Rizka Amalia & A. Roihan (Dusun Sidorejo, Kec. Torgamba).
​Pesan di Balik Goresan Warna
​Kapolres Labuhanbatu Selatan, AKBP Aditya S.P. Sembiring M, S.I.K., melalui Kasi Humas AKP Sujono, mengungkapkan rasa bangganya terhadap antusiasme para peserta. Menurutnya, acara ini adalah jembatan kreatif antara Polri dan warga.
​“Lomba mural ini bukan semata-mata soal menang atau kalah, tetapi tentang keberanian mengekspresikan gagasan positif melalui seni. Tema ini mencerminkan semangat juang yang kami harapkan tumbuh di tengah masyarakat,” ujar AKP Sujono pada Jumat (30/1/2026).
​Beliau juga menambahkan bahwa potensi anak muda di Labusel sangat besar. Karya-karya yang dihasilkan tidak hanya mempercantik ruang publik, tetapi juga menjadi pengingat visual bagi siapa saja yang lewat bahwa rintangan seberat apa pun pasti bisa dilalui.
​Informasi Bagi Pemenang
​Panitia menegaskan bahwa keputusan juri bersifat mutlak. Bagi para pemenang, diharapkan segera merapat ke bagian Humas Polres Labuhanbatu Selatan untuk menyelesaikan urusan administrasi dan teknis lanjutan.
​Dengan suksesnya acara ini, Polres Labusel berharap seni mural terus menjadi media komunikasi yang sehat, membangun, dan tentu saja, memperindah sudut-sudut kabupaten tercinta.
​(Irpan Has)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

https://youtu.be/X-WcODk5sJ4?si=bJFvIVvno0p2adKO