Labusel, Macannusantara.id-
Upaya penegakan disiplin internal kembali ditegaskan dalam kegiatan **Operasi Penegakan Ketertiban dan Disiplin (Gaktibplin)** yang digelar jajaran Propam Polda Sumatera Utara di Polres Labuhanbatu Selatan, Selasa (7/4/2026).
Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kasubdid Provos Polda Sumut, **AKBP Mustofa Nasution, S.H., M.H.**, bersama tim Provos Polda Sumut dan didampingi Kasi Propam Polres Labuhanbatu Selatan, **AKP D. P. Tarigan**. Pemeriksaan dipusatkan di lapangan apel Mako Polres Labuhanbatu Selatan, serta menyasar ke Polsek Kampung Rakyat dan Pos Pol Teluk Panji.
**Sasaran Pemeriksaan Menyeluruh**
Dalam operasi tersebut, sejumlah aspek menjadi sasaran utama pemeriksaan bagi seluruh personel, di antaranya:
* **Sikap Tampang:** Kerapian rambut, kumis, dan jenggot.
* **Administrasi:** Kelengkapan identitas diri (KTA, KTP, SIM).
* **Integritas Digital:** Pemeriksaan terhadap potensi keterlibatan judi online.
* **Gaya Hidup:** Pemeriksaan kepemilikan barang bernuansa hedonisme.
* **Penyalahgunaan Narkoba:** Tes urine mendadak di tempat.
Sekitar pukul 08.15 WIB, tim langsung melakukan pengecekan menyeluruh di lapangan apel yang dilanjutkan dengan pemeriksaan administrasi. Selanjutnya, tes urine dilakukan oleh tim yang dipimpin **AKP Suryanto Silaban, S.H., M.H.**, dari Team Provos Polda Sumut, disusul dengan pengecekan gudang senjata api di bagian logistik.
**Hasil Operasi: Disiplin Terjaga, Bebas Narkoba*
Berdasarkan hasil pemeriksaan, petugas menemukan sejumlah pelanggaran ringan berupa sikap tampang yang dinilai kurang rapi. Namun, kabar baik datang dari hasil tes urine yang menunjukkan bahwa **seluruh personel dinyatakan negatif narkoba.**
Kapolres Labuhanbatu Selatan, **AKBP Aditya S. P. Sembiring M, S.I.K.**, melalui Kasi Propam AKP D. P. Tarigan menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk komitmen institusi dalam menjaga profesionalisme dan integritas anggota di lapangan.
“Disiplin adalah nafas utama anggota Polri. Penampilan, kelengkapan identitas, hingga perilaku sehari-hari mencerminkan kepercayaan publik terhadap institusi. Karena itu, pembinaan seperti ini akan terus kami lakukan secara berkelanjutan,” ujar **AKP D. P. Tarigan.**
**Tindakan Tegas dan Pembinaan**
Ia juga menambahkan bahwa meski hanya ditemukan pelanggaran ringan, tindakan tegas tetap diberikan sebagai bentuk pembinaan.
“Kami tidak menolerir pelanggaran sekecil apapun. Tindakan tegas berupa teguran lisan hingga tindakan fisik diberikan sebagai bentuk kepedulian agar seluruh personel tetap berada pada koridor yang benar,” tambahnya.
Kegiatan berakhir dalam situasi aman dan kondusif. Operasi ini menjadi pengingat bagi seluruh jajaran bahwa di balik seragam yang dikenakan, disiplin dan integritas adalah fondasi utama dalam menjalankan tugas sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.
**(Irpan Has)**



















