Lebih Dari Sekadar Tilang: Satgas Gakkum Labusel Kedepankan Sisi Humanis di Operasi Keselamatan Toba 2026

banner 120x600

LABUSEL, Macannusantara.id – Jalanan di Labuhanbatu Selatan (Labusel) tampak berbeda pada Selasa (3/2/2026). Di bawah komando IPTU Rostati Sihombing, S.Psi., M.Psi., personel Satlantas Polres Labuhanbatu Selatan tidak hanya hadir dengan surat tilang, melainkan membawa misi besar: Menyelamatkan nyawa melalui edukasi.


​Dalam rangkaian Operasi Keselamatan Toba 2026, Satgas Gakkum Subsatgas Dakgar melakukan pendekatan yang menyentuh hati para pengendara. Bukan sekadar menindak, petugas aktif berdialog dan memberikan pemahaman mendalam tentang pentingnya etika berkendara.


​Edukasi Psikologis di Balik Kemudi
​Menariknya, Operasi kali ini dipimpin oleh sosok yang memiliki latar belakang psikologi kuat. IPTU Rostati Sihombing menekankan bahwa pelanggaran lalu lintas seringkali berawal dari perilaku atau kebiasaan yang abai.
​”Kami ingin menyentuh kesadaran masyarakat. Keselamatan di jalan raya bukan hanya tanggung jawab polisi, tapi tanggung jawab bersama. Kami ingin masyarakat pulang dengan selamat, bertemu keluarga tanpa duka,” ungkap IPTU Rostati mewakili Kapolres Labuhanbatu Selatan, AKBP Aditya S.P. Sembiring M, S.I.K.


​Fokus Utama Penindakan

Meskipun mengedepankan sisi humanis, petugas tetap tegas terhadap pelanggaran yang berpotensi menyebabkan kecelakaan fatal (fatalitas). Beberapa poin yang menjadi fokus utama meliputi:
​Kepatuhan Marka Jalan: Mencegah manuver berbahaya yang sering memicu kecelakaan.
​Aksi Ugal-ugalan: Menindak perilaku berkendara yang membahayakan pengguna jalan lain.

Sosialisasi UU No. 22 Tahun 2009: Meningkatkan “melek hukum” di kalangan pengendara mengenai Lalu Lintas dan Angkutan Jalan.
​Keselamatan Sebagai Kebutuhan, Bukan Paksaan
​Melalui operasi ini, Polres Labusel berharap ada pergeseran paradigma di tengah masyarakat. Harapannya, warga tertib berlalu lintas bukan karena takut pada petugas atau denda tilang, melainkan karena sadar bahwa keselamatan adalah kebutuhan utama.

Dengan pendekatan persuasif ini, diharapkan angka kecelakaan di wilayah hukum Polres Labuhanbatu Selatan dapat ditekan secara signifikan, menciptakan ruang jalan raya yang lebih aman dan nyaman bagi semua orang.
​(Irpan Has)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

https://youtu.be/X-WcODk5sJ4?si=bJFvIVvno0p2adKO