LABUSEL, Macannusantara.id – Kapolres Labuhanbatu Selatan, AKBP Aditya S.P. Sembiring, S.I.K., menerima kunjungan silaturahmi dari Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Labuhanbatu Selatan bersama sejumlah Organisasi Kemasyarakatan (Ormas) dan Organisasi Kepemudaan (OKP) pada Rabu (18/2/2026).

Pertemuan yang berlangsung di lobi Mapolres Labuhanbatu Selatan tersebut digelar dalam suasana hangat guna memperkuat sinergitas elemen masyarakat menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) menjelang bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah.
Kehadiran Tokoh dan Pejabat Utama
Dalam kegiatan tersebut, Kapolres didampingi oleh jajaran pejabat utama Polres Labusel, di antaranya:
- KOMPOL Dodi Nainggolan (Kabag SDM)
- AKP Nelson Silalahi, S.H. (Kabag Ops)
- AKP Iman Azhari Ginting, S.H., M.H. (Kasat Intelkam)
Sementara itu, hadir dari unsur undangan:
- H. Makmur Ismail Harahap, S.Ag. (Ketua MUI Kabupaten Labuhanbatu Selatan)
- Abdullah M. N. Situmorang, S.E. (Ketua DPC GRIB Jaya Labuhanbatu Selatan) beserta jajaran.
- Perwakilan Pengurus Daerah (PD) Gerakan Pemuda Al Washliyah (GPA) Labuhanbatu Selatan.
- Perwakilan DPD Ikatan Pemuda Karya (IPK) Labuhanbatu Selatan.
Pesan Kapolres: Keamanan Adalah Tanggung Jawab Bersama
Dalam arahannya, AKBP Aditya S.P. Sembiring menekankan bahwa kolaborasi dan komunikasi aktif antara Polri dengan seluruh lapisan masyarakat adalah kunci utama terciptanya wilayah yang aman.
“Mari saling menjaga dan mendukung dalam menciptakan Kamtibmas yang kondusif, terutama menghadapi bulan suci Ramadhan. Peran tokoh agama, tokoh masyarakat, dan pemuda sangat strategis dalam menjaga suasana tetap sejuk dan harmonis,” tegas Kapolres.
Beliau juga menambahkan bahwa Polres Labusel senantiasa membuka ruang komunikasi seluas-luasnya. Hal ini bertujuan agar potensi gangguan keamanan dapat diantisipasi lebih dini melalui pendekatan persuasif dan dialogis.
Komitmen Menjaga Persatuan
Diskusi yang berlangsung santai namun bermakna ini mencerminkan komitmen bersama untuk memperkuat toleransi dan persatuan di Labuhanbatu Selatan. Sinergi lintas organisasi ini diharapkan mampu menciptakan rasa aman bagi seluruh warga dalam menjalankan ibadah di bulan Ramadhan mendatang.
Langkah ini menjadi bukti nyata bahwa koordinasi antara aparat penegak hukum dan tokoh masyarakat sangat krusial demi mewujudkan Labuhanbatu Selatan yang aman, damai, dan kondusif.
(Irpan Has)



















