GRIB Jaya Kampung Rakyat Bersuara: “Polri Harus Tegak Lurus di Bawah Presiden & Haram Berpolitik!”

banner 120x600

LABUSEL – MACAN NUSANTARA.ID-Tepat pukul 20.00 WIB malam ini, suasana di Kantor PAC GRIB Jaya Kecamatan Kampung Rakyat mendadak hangat.
​Ketua PAC GRIB Jaya Kampung Rakyat, Ruddin Nst, mengeluarkan pernyataan sikap tegas terkait posisi institusi Kepolisian Republik Indonesia (Polri) di tengah dinamika sosial politik saat ini.
​Ruddin menegaskan bahwa Polri bukan alat kelompok tertentu, melainkan institusi negara yang loyalitasnya harus “harga mati” kepada Presiden Republik Indonesia.
​3 Poin Utama Mandat GRIB Jaya untuk Polri:
​Loyalitas Tunggal: Polri wajib memiliki loyalitas tegak lurus hanya kepada Presiden sebagai Kepala Negara, sesuai amanat konstitusi.
​Netralitas Tanpa Kompromi: Seluruh personel, khususnya di wilayah Labuhanbatu Selatan, diinstruksikan untuk menjaga jarak dari kepentingan politik praktis.
​Benteng Intervensi: Memastikan Polri tidak menjadi instrumen politik pihak mana pun demi menjaga keadilan yang objektif di mata masyarakat.
​Pernyataan Tegas Ruddin Nst
​”Kami dari GRIB Jaya PAC Kampung Rakyat mendukung penuh kepolisian yang profesional. Polisi adalah milik rakyat dan berada di bawah komando Presiden. Netralitas adalah kunci agar kepercayaan masyarakat tidak luntur,” tegas Ruddin Nst.
​Membangun Sinergi, Menjaga Kondusivitas
​Langkah ini diambil bukan tanpa alasan. Ruddin berharap dengan dukungan terbuka ini, sinergi antara organisasi masyarakat (ormas) dan kepolisian semakin solid.
​Ia juga mengajak seluruh warga Labusel untuk menjadi “mata dan telinga” dalam mengawasi netralitas aparat di lapangan.
​Pernyataan ini menjadi sinyal kuat bahwa masyarakat Kampung Rakyat menginginkan penegakan hukum yang bersih, mandiri, dan bebas dari diskriminasi politik.

Irmansyah sinaga:Melaporkan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

https://youtu.be/X-WcODk5sJ4?si=bJFvIVvno0p2adKO