SERGAI | Macan Nusantara.id–Antisipasi keselamatan menjadi prioritas utama Pemerintah Desa Kota Tengah, Kecamatan Dolok Masihul, Kabupaten Serdang Bedagai. Pada Jumat pagi (23/12/2026), suasana di sekitar Kantor Desa tampak sibuk tak seperti biasanya.
Dipimpin langsung oleh Kepala Desa Kota Tengah, Bapak Misno, puluhan orang yang terdiri dari seluruh Kepala Dusun (Kadus) dari delapan dusun, anggota BPD, serta sejumlah warga bahu-membahu dalam aksi Gotong Royong Jumat Bersih yang krusial.
Pohon Mangga Tua yang Mengancam
Fokus utama kegiatan kali ini adalah menumbangkan sebuah pohon mangga berukuran raksasa yang tumbuh tepat di samping kantor desa (Ping-Tor-Sa). Kondisi pohon yang sudah tua dan posisi batang yang condong (doyong) ke arah bangunan kantor desa menjadi kekhawatiran utama.
”Pohon ini sudah besar dan tua. Keadaannya condong mengarah ke kantor desa. Sangat mengkhawatirkan kami,” ujar Pak Misno saat memberikan keterangan kepada awak media MACAN Nusantara.ID di sela-sela kegiatan.
Aksi “Teksas” dan Gerak Cepat
Proses penebangan tidak dilakukan sembarangan. Mengingat lokasi pohon berada di pinggir jalan lintas yang menghubungkan Kota Rampah (Sei Rampah) menuju Dolok Masihul, tim harus bekerja dengan perhitungan matang.
Pak Misno menjelaskan bahwa mereka menggunakan tali dan ditarik bersama-sama secara manual agar pohon jatuh tepat ke arah jalan dan tidak menimpa bangunan.
”Cara kerjanya harus ‘Teksas’ (tegas dan tangkas) serta gerak cepat. Kami tidak ingin menghambat lalu lalang masyarakat pengguna jalan terlalu lama. Lebih baik kita tumbang sekarang sebelum terjadi hal-hal yang tidak diinginkan,” tegasnya.
Apresiasi Atas Langkah Preventif
Tindakan sigap Kades Kota Tengah ini mendapat apresiasi dari warga dan awak media. Langkah ini dinilai sebagai bentuk kepedulian nyata seorang pemimpin terhadap keselamatan staf desa, kaur, serta aset negara (Kantor Desa) dari ancaman bencana pohon tumbang.
Setelah memastikan proses evakuasi pohon berjalan lancar dan jalur kembali kondusif, kegiatan ditutup dengan pembersihan sisa-sisa ranting secara bersama-sama.
Laporan: Muhammad Saleh Sinaga



















