Atasi Masalah Lingkungan, DPD RAMPAS 08 Labuhanbatu Selatan Jajaki Kerja Sama Pengolahan Sampah Plastik Menjadi BBM

banner 120x600

LABUHANBATU SELATAN – Macan Nusantara ID-Dalam upaya menciptakan lingkungan yang bersih dan bebas dari tumpukan sampah, Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Rumah Amanah Prabowo Subianto (RAMPAS) 08 Labuhanbatu Selatan melakukan kunjungan strategis ke Lembaga Pengelolaan Sampah “Aek Paing Hijau”.Pada Hari Sabtu 06 juni 2026 Di kab. LabuhanBatu.Kunjungan ini bertujuan untuk menjajaki kerja sama inovatif dalam memanfaatkan limbah sampah plastik  menjadi bahan bakar minyak (BBM) alternatif.

​Ketua DPD RAMPAS 08 Labuhanbatu Selatan, Saridin Samosir, bersama Ketua Organisasi kepemudaan Johanes Migianto, turun langsung melihat proses inovatif tersebut. Kehadiran mereka disambut hangat oleh pengelola Bank Sampah Aek Paing, Ibong Siregar, dan Iwan serta pendamping teknis, Heri Isworo.
​”Saat ini kami ingin menciptakan kerja sama bagaimana sampah di Labuhanbatu Selatan akan dimanfaatkan menjadi limbah yang berguna, sehingga kita terselamatkan dari kerusakan lingkungan,” ujar perwakilan tim dalam keterangannya.

​Inovasi Sistem Pirolisis: Mengubah Plastik Menjadi Solar dan Pertalite
​Dalam kunjungan tersebut, Ibong Siregar menjelaskan bahwa sampah plastik dapat diproses menjadi bahan bakar alternatif seperti solar dan pertalite menggunakan metode pirolisis.

​Proses ini dilakukan dengan cara memanaskan sampah plastik di dalam mesin khusus hingga menguap. Uap tersebut kemudian ditangkap dan dikondensasikan kembali menjadi minyak bumi. Karena berbahan dasar plastik yang sejatinya turunan dari minyak bumi (kerosene), BBM yang dihasilkan murni tanpa ada kandungan air.

​Meski demikian, cairan BBM mentah yang pertama kali keluar dari mesin belum bisa langsung digunakan pada kendaraan karena masih mengandung timba jelas ibong siregar.

​”Dengan adanya zat aditif tertentu, kita lakukan pemurnian melalui mesin treatment. Setelah itu, baru aman digunakan untuk kendaraan bermesin diesel maupun bensin,” jelas Ibong sambil menunjukkan sampel botol BBM hasil olahan. Ketika ditanya mengenai formula zat aditif tersebut, pihak pengelola berguyon bahwa racikan tersebut masih menjadi “rahasia negara” demi menjaga hak paten lembaga.
​Sinergi untuk Labuhanbatu Selatan yang Bersih
​Melalui penjajakan kerja sama ini, DPD RAMPAS 08 berharap program pengolahan sampah ini dapat segera diimplementasikan secara luas di wilayah Labuhanbatu Selatan.

Harapannya, inovasi ini dapat menjadi solusi jangka panjang bagi masalah penumpukan sampah di Labuhanbatu Induk, Labuhanbatu Utara, hingga Labuhanbatu Selatan.

​”Mari kita mulai, kita bersihkan lingkungan kita dari sampah,” pungkasnya di akhir pertemuan.gagasan ini di motivasi oleh penasehat Dpd Rampas 08 bpk Ridlwan Efendi Gultom yang juga sebagai ketua PERHIPTANI.

Red

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

https://youtu.be/X-WcODk5sJ4?si=bJFvIVvno0p2adKO