SERGAI, MACAN NUSANTARA.ID – Semangat religius terpancar dari Dusun VI, Desa Pematang Ganjang, Kecamatan Sei Rampah, Serdang Bedagai. Meski dilaksanakan secara sederhana di dalam masjid setempat, peringatan Isra Wal Mi’raj Nabi Besar Muhammad SAW berlangsung dengan penuh khidmat dan kehangatan pada Jumat,16 Januari 2026
Acara ini menjadi bukti nyata keteguhan hati warga Dusun VI dalam menjaga tradisi hari besar Islam secara turun-temurun. Kehadiran sosok Al-Ustadz Dauli Damanik, M.Ag dari Kota Perbaungan sebagai penceramah menambah keberkahan suasana malam itu.
Apresiasi Tinggi dari Kepala Desa
Kepala Desa Pematang Ganjang, Bapak Sugiono, dalam sambutannya tidak dapat menyembunyikan rasa bangganya. Beliau berkali-kali menyampaikan apresiasi atas kekompakan warga serta dedikasi Kepala Dusun VI yang konsisten menyelenggarakan kegiatan ini setiap tahunnya.
”Saya sangat berterima kasih atas kekompakan warga dan kesungguhan Kepala Dusun. Walaupun dilaksanakan secara sederhana dan tidak besar-besaran, ini adalah bukti cinta kita kepada Rasulullah. Kesetiaan menjaga tradisi ini adalah hal yang luar biasa,” ujar Pak Sugiono.
Pesan Penting: Awasi Pergaulan Remaja
Di tengah suasana peringatan tersebut, Kades Sugiono juga menitipkan pesan mendalam bagi para orang tua. Beliau menyoroti perubahan sistem pergaulan di era modern yang semakin mengkhawatirkan.
”Kita sebagai orang tua harus selalu mengawasi anak-anak kita yang masih remaja. Pergaulan bebas saat ini sangat berbahaya. Perhatikan mereka, jangan sampai salah langkah,” tegasnya mengingatkan.
Hikmah Shalat Lima Waktu
Memasuki inti acara, Al-Ustadz Dauli Damanik, M.Ag dalam ceramahnya mengupas tuntas sejarah perjalanan agung Rasulullah SAW saat menerima perintah shalat lima waktu. Beliau mengajak jamaah untuk merenungi kembali betapa pentingnya shalat sebagai tiang agama yang menyatukan umat Islam di seluruh dunia.
Acara ditutup dengan doa bersama yang dipimpin langsung oleh Al-Ustadz, memohon keberkahan dan perlindungan bagi seluruh warga Desa Pematang Ganjang.
Laporan: Muhammad Saleh Sinaga



















