Kerinduan Mendalam pada Kampung Halaman, Seorang Perantau Berharap Bisa Kembali ke Labusel

banner 120x600

SERGAI – SUMUT || MACAN NUSANTARA.ID — Kerinduan mendalam terhadap kampung halaman dirasakan oleh seorang warga perantau asal Desa Simatahari, Padang Rih, Kabupaten Labuhanbatu Selatan (Labusel). Yang bernama Muhammad Saleh.

Jarak dan keterbatasan kondisi membuatnya hingga kini belum mampu pulang untuk bertemu keluarga dan kerabat seperti masa-masa sebelumnya.

Dalam ungkapan hatinya, ia menyampaikan rasa rindu yang terpendam untuk kembali menginjakkan kaki di tanah kelahiran. Namun, keadaan yang belum memungkinkan membuat keinginan tersebut harus ditahan.

Ia mengaku hanya bisa berharap dan berdoa agar suatu hari dapat kembali ke Labusel dan berkumpul bersama orang-orang terdekat.

“Rindu rasanya pulang ke kampung. Desa Simatahari, Padang Rih, adalah tempat saya berasal. Saat ini saya belum berdaya, tapi saya berharap suatu hari bisa kembali seperti dulu lagi dan saling berjumpa,” ungkapnya dengan nada haru.

Ia juga berharap doa dan dukungan dari rekan-rekan serta sahabat agar diberikan kemudahan, kesehatan, dan rezeki sehingga keinginannya untuk pulang kampung dapat terwujud.

Kisah ini menjadi potret nyata perasaan banyak perantau yang harus menahan rindu demi menjalani kehidupan di tempat lain. Meski terpisah jarak, harapan untuk kembali ke kampung halaman tetap hidup dan menjadi kekuatan untuk terus bertahan.

( Redaksi Macan nusantara.id )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

https://youtu.be/X-WcODk5sJ4?si=bJFvIVvno0p2adKO