Kloter Perdana Jamaah Haji Berangkat, PT Angkasa Pura Aviasi Tegaskan Kesiapan Operasional

banner 120x600

Deli Serdang _macannusantara.id PT Angkasa Pura Aviasi memastikan kesiapan penuh Bandar Udara Internasional

Kualanamu dalam mendukung penyelenggaraan operasional Haji 1447 Hijriah / 2026 Masehi.

Kesiapan tersebut meliputi aspek pelayanan penumpang, operasional penerbangan, keamanan, fasilitas terminal, dukungan teknis, serta sinergi bersama seluruh pemangku kepentingan.

Bandara Kualanamu melayani fase embarkasi jamaah haji mulai 22 April hingga 11 Mei 2026,

dengan total 17 kelompok terbang (kloter) yang terdiri atas 13 kloter tujuan Madinah dan 4 kloter

tujuan Jeddah. Sementara fase debarkasi dijadwalkan berlangsung mulai 2 Juni hingga 21 Juni 2026. Sepanjang musim haji tahun ini, jumlah jamaah yang dilayani melalui Embarkasi Medan

diproyeksikan mencapai 5.995 jamaah, dengan rata-rata 360 jamaah per hari termasuk petugas

kloter.

Pada keberangkatan Kloter 1 Embarkasi Medan yang terbang pada 22 April 2026 pukul 03.10 Wib, tercatat calon jamaah haji berasal dari Kota Binjai sebanyak 223 orang dan Kota Medan sebanyak 131 orang. Total manifest Kloter 1 berjumlah 360 orang, termasuk petugas haji.

Plt Director of Operation & Services PT Angkasa Pura Aviasi, Dedy Sri Cahyono, menyampaikan

bahwa perusahaan berkomitmen menghadirkan pelayanan terbaik bagi jamaah haji melalui

kesiapan operasional menyeluruh.

“Penyelenggaraan penerbangan haji merupakan amanah nasional yang memerlukan kesiapan

tinggi, koordinasi kuat, dan pelayanan prima. PT Angkasa Pura Aviasi memastikan Bandara

Kualanamu siap melayani seluruh proses keberangkatan maupun kepulangan jamaah secara

aman, nyaman, lancar, dan sesuai standar layanan kebandarudaraan,”ujarnya.

Selain melayani embarkasi dan debarkasi, Bandara Kualanamu juga berperan sebagai titik

technical landing strategis bagi penerbangan haji nasional dan internasional. Tercatat 142

penerbangan technical landing Garuda Indonesia serta 132 penerbangan Saudi Arabian Airlines akan dilayani selama periode operasional haji. Analisis pergerakan menunjukkan pola

operasional terkendali dengan kapasitas apron dan parking stand yang memadai.

Untuk mendukung kelancaran layanan, PT Angkasa Pura Aviasi menyiapkan personel operasional

dan keamanan secara optimal, di antaranya Airport Security, AMC, Service Team, Security

Inspector, serta tim teknik fasilitas keselamatan dan keamanan. Fasilitas pemeriksaan jamaah

di Asrama Haji Medan juga telah dipersiapkan, termasuk unit X-Ray, WTMD, dan sistem

pemeriksaan bagasi.

Posko Haji Bandara Kualanamu beroperasi mulai 22 April hingga 21 Juni 2026 sebagai pusat

koordinasi layanan terpadu. Perusahaan juga menyiapkan contingency plan menghadapi potensi irregularities seperti cuaca ekstrem, keterlambatan penerbangan, kondisi darurat, hingga pengamanan sisi udara.

PT Angkasa Pura Aviasi terus memperkuat peran Bandara Kualanamu sebagai gerbang

konektivitas internasional di wilayah barat Indonesia sekaligus simpul pelayanan ibadah haji

yang andal, modern, dan berorientasi pada pengalaman pelanggan.( candra)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

https://youtu.be/X-WcODk5sJ4?si=bJFvIVvno0p2adKO