LABUHANBATU SELATAN –MACAN NUSANTARA.ID- Mengisi kekhusyukan bulan suci Ramadhan dengan kegiatan intelektual, Majelis Daerah Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (MD KAHMI) Labuhanbatu Selatan (Labusel) melalui Bidang Hukum dan HAM resmi mengumumkan agenda Serial Diskusi Publik Ramadhan.
Mengusung tema besar “Transparansi dan Akuntabilitas Penegakan Hukum untuk Kepentingan Publik,” kegiatan ini bertujuan membedah sejauh mana proses hukum di wilayah tersebut berpihak pada keadilan dan keterbukaan informasi.
Menjawab Isu Krusial: Dari Pupuk Hingga Peran Pers
Ketua Bidang Hukum dan HAM MD KAHMI Labusel, Dayu Putra, S.H., M.H., menjelaskan bahwa diskusi ini akan dibagi ke dalam tiga sesi krusial yang menyentuh langsung keresahan masyarakat.
Adapun rincian tema yang akan dibahas adalah:
-
- Sesi I: “Pupuk Palsu dan Solar Subsidi: Ujian Transparansi dan Kepercayaan Publik terhadap Penegakan Hukum.”
- Sesi II: “Peran Pers dalam Mengawal Transparansi Penegakan Hukum.”
- Sesi III: “Hukum sebagai Sarana Perlindungan dan Keadilan bagi Masyarakat.”
”Kami ingin menciptakan ruang dialog konstruktif yang mempertemukan aparat penegak hukum, insan pers, akademisi, dan masyarakat. Tujuannya jelas: membangun kembali kepercayaan publik melalui transparansi,” ujar Dayu Putra dalam keterangan tertulisnya.
Hukum sebagai Amanah di Bulan Suci
Menurut MD KAHMI Labusel, penanganan perkara yang berdampak luas bagi masyarakat—seperti isu pupuk dan solar—merupakan ujian bagi integritas institusi hukum. Keterbukaan informasi dinilai sebagai fondasi utama dalam menjaga legitimasi negara hukum.
Momentum Ramadhan sengaja dipilih sebagai waktu refleksi bahwa setiap jabatan dan kewenangan yang dimiliki oleh penegak hukum adalah amanah besar yang akan dipertanggungjawabkan, baik secara moral maupun konstitusi.
Harapan untuk Tata Kelola Hukum Labusel
Kegiatan ini diharapkan tidak hanya menjadi ajang diskusi formal, tetapi mampu melahirkan rekomendasi yang mendukung penguatan tata kelola hukum di Kabupaten Labuhanbatu Selatan agar lebih sehat dan berkeadilan.
“Kami berharap forum ini menjadi wadah dialog yang santun dan intelektual demi kemajuan daerah,” tambah Dayu.
Terkait jadwal detail dan lokasi pelaksanaan, pihak MD KAHMI Labusel akan menyampaikannya dalam waktu dekat melalui undangan resmi serta kanal media sosial organisasi.
Sumber:Ketua Bidang Hukum Dan Ham
Dayu Putra S.H.M.H
REDAKSI



















