PEKANBARU _ macannusantara.id Kehadiran Polantas Karib Ditlantas Polda Riau di kawasan Car Free Day (CFD) Pekanbaru, Minggu (16/8/2026), bukan sekadar menjalankan tugas pengaturan lalu lintas. Personel kepolisian turun langsung menyapa masyarakat, membuka ruang komunikasi, sekaligus memberikan edukasi mengenai keamanan, keselamatan berlalu lintas dan kepedulian lingkungan.
Suasana CFD berubah menjadi ruang interaksi yang hangat. Masyarakat tampak antusias menyambut kehadiran personel Ditlantas Polda Riau. Sejumlah pengunjung bahkan mengajak personel Polwan berfoto bersama.
Pendekatan tersebut menjadi bagian dari konsep Polantas Karib, yakni membangun hubungan yang lebih dekat antara polisi dan masyarakat melalui komunikasi yang humanis.
Di tengah keramaian CFD, personel memberikan sosialisasi mengenai Kamtibmas, Kamseltibcarlantas dan Green Policing. Masyarakat diajak tidak hanya menjadi pengguna jalan yang tertib, tetapi juga ikut mengambil peran dalam menjaga keamanan serta kelestarian lingkungan.
Tak berhenti pada sosialisasi, personel Ditlantas Polda Riau juga membagikan buku panduan tertib berlalu lintas kepada pengunjung CFD. Edukasi tersebut diharapkan dapat memperkuat pemahaman masyarakat tentang pentingnya keselamatan dan kepatuhan terhadap aturan lalu lintas.
Kasi Fasmat SBST Ditlantas Polda Riau Kompol Viola Dwi Anggreni, S.I.K., menegaskan bahwa kegiatan tersebut menjadi salah satu cara Polri mendekatkan diri kepada masyarakat.
«“Kami ingin membangun suasana komunikasi yang lebih dekat dan humanis. CFD menjadi ruang yang sangat baik bagi Polantas untuk bertemu langsung dengan masyarakat, menyampaikan edukasi, sekaligus mendengarkan masukan dari masyarakat,” ujar Kompol Viola.»
Sementara itu, Dirlantas Polda Riau Kombes Pol Jeki Rahmat Mustika menegaskan bahwa kehadiran Polantas di tengah masyarakat harus mampu memberikan rasa aman sekaligus membangun kepercayaan publik.
«“Kehadiran Polri di tengah masyarakat selalu dinanti. Karena itu, kami ingin Polantas hadir bukan hanya ketika melakukan pengaturan lalu lintas, tetapi juga hadir sebagai sahabat, memberikan edukasi dan mengajak masyarakat bersama-sama menjaga Kamtibmas, keselamatan berlalu lintas serta lingkungan,” ujarnya.»
Menurutnya, pendekatan Polantas Karib akan terus dikembangkan sebagai bagian dari pelayanan kepolisian yang mengedepankan keramahan, komunikasi dan kolaborasi.
Polisi hadir bukan hanya ketika pelanggaran terjadi. Polisi juga hadir untuk mencegah, mengedukasi dan membangun kesadaran bersama.
Melalui kegiatan di CFD Pekanbaru tersebut, Ditlantas Polda Riau menunjukkan bahwa pendekatan humanis dapat menjadi jembatan untuk memperkuat hubungan polisi dengan masyarakat.
Polantas Karib hadir untuk menyapa, mengedukasi dan melayani—mendorong terciptanya lalu lintas yang aman, tertib, berkeselamatan serta lingkungan yang lebih hijau.
Penulis: M.ikhsan




















