BAGAN BATU, AKURATNEWSTV.com – Menanggapi keluhan sejumlah pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Bagan Batu, Kecamatan Bagan Sinembah, Kabupaten Rokan Hilir, Riau, terkait bekas galian proyek pembangunan Pipa Gas Dumai–Sei Mangkei, pihak perusahaan melalui humasnya akhirnya memberikan penjelasan.
Humas proyek, Amir Harahap, menyampaikan bahwa pihak perusahaan telah mengambil langkah dengan meratakan kembali tanah di lokasi yang sebelumnya dikeluhkan masyarakat.
Menurutnya, penanganan tersebut dilakukan tidak lama setelah keluhan pelaku UMKM mencuat ke publik.
Hal itu disampaikan Amir Harahap saat dikonfirmasi awak media pada Senin (2/11/2026), di sela kesibukannya di Bagan Batu.
Amir menjelaskan, keterlambatan penanganan bekas galian bukanlah sesuatu yang disengaja oleh pihak perusahaan. Namun, menurutnya, terdapat sedikit kendala teknis di lapangan sehingga proses perapian lokasi tidak dapat dilakukan secepat yang diharapkan.
“Kami tidak pernah memiliki maksud yang tidak baik terhadap masyarakat. Justru kami ingin kehadiran proyek ini dapat memberikan manfaat dan dampak positif bagi masyarakat, khususnya pelaku UMKM di sekitar jalur pembangunan,” ungkap Amir.
Ia juga menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat maupun pelaku usaha yang merasa terganggu akibat aktivitas pekerjaan proyek tersebut.
Amir menegaskan, pihak perusahaan berupaya melakukan yang terbaik dalam pelaksanaan pembangunan, termasuk memperhatikan kondisi lingkungan dan aktivitas masyarakat yang berada di sekitar area pekerjaan.
Lebih lanjut, ia berharap pembangunan jaringan pipa gas Dumai–Sei Mangkei nantinya dapat memberikan dampak ekonomi yang positif bagi masyarakat setempat.
Menurutnya, keberadaan proyek berskala besar tersebut berpotensi membuka peluang ekonomi bagi berbagai sektor usaha, seperti rumah makan, rumah kos-kosan, warung, serta usaha UMKM lainnya yang dapat menunjang kebutuhan pekerja maupun aktivitas pendukung proyek.
“Kami berharap masyarakat dapat melihat proyek ini sebagai peluang yang membawa manfaat bersama. Masukan dan keluhan masyarakat tentu menjadi perhatian kami agar pelaksanaan pekerjaan ke depan semakin baik,” tambahnya.
Dengan adanya tanggapan dan langkah penanganan dari pihak perusahaan, diharapkan komunikasi antara pelaksana proyek dan masyarakat dapat terus terjalin dengan baik.
Pembangunan infrastruktur energi tersebut diharapkan tidak hanya berjalan lancar, tetapi juga mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dan menggerakkan perekonomian lokal di wilayah Bagan Sinembah, Kabupaten Rokan Hilir.
Syahrial




















