Labuhan batu|| Macannusantara.id -RANTAUPRAPAT – Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) bersama Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) meninjau Perumahan Bukit Hijau Permai (BHP), Jalan Baru Rantauprapat, Kelurahan Padang Bulan, Kecamatan Rantau Utara, Rabu (28/10/2026). Peninjauan ini dilakukan untuk mengetahui penyebab banjir yang melanda kawasan tersebut pada Sabtu (24/10/2026) lalu.
Dari hasil pemeriksaan di lapangan, tim menemukan tumpukan sampah yang menyumbat parit sehingga aliran air tidak berjalan lancar. Kondisi ini diduga menjadi salah satu penyebab terjadinya banjir di Perumahan BHP dan sekitarnya.
Untuk mengetahui kondisi wilayah secara lebih menyeluruh, tim juga melakukan pemantauan menggunakan drone. Langkah ini dilakukan untuk melihat kondisi saluran air dari udara sekaligus menemukan titik-titik yang membutuhkan penanganan segera.
Kepala Bidang Rehabilitasi dan Rekonstruksi BPBD Labuhanbatu, Sabrina Siregar, mengatakan pihaknya sedang mengidentifikasi sejumlah lokasi yang diduga menjadi penyebab banjir, terutama titik penumpukan sampah yang menutupi saluran air.
Menurut Sabrina, pembersihan parit yang tersumbat harus segera dilakukan agar air dapat mengalir dengan lancar. Terlebih, saat ini sudah memasuki musim penghujan sehingga langkah pencegahan perlu dilakukan untuk menghindari banjir susulan.
“Persoalan yang perlu segera ditangani secara cepat dan tepat adalah membersihkan tumpukan sampah yang menutupi parit agar air dapat mengalir dengan lancar. Mengingat saat ini sudah memasuki musim penghujan, penanganan perlu dilakukan agar banjir tidak terulang kembali,” kata Sabrina.
Sementara itu, seorang warga yang enggan disebutkan namanya mengatakan banjir diduga terjadi akibat derasnya kiriman air dari kawasan Talak Simin. Menurutnya, parit yang ada tidak mampu menampung derasnya aliran air, terlebih ditambah tumpukan sampah yang menyumbat saluran.
Peninjauan yang dilakukan Pemkab Labuhanbatu menjadi langkah awal untuk mengetahui penyebab banjir. Namun, masyarakat juga membutuhkan tindakan nyata agar masalah serupa tidak terus berulang setiap kali musim hujan tiba.
Karena itu, Pemkab Labuhanbatu diharapkan segera melakukan pembersihan parit dan saluran drainase, serta normalisasi sungai di titik-titik rawan banjir. Pembersihan dan pemeliharaan saluran air secara berkala juga penting dilakukan agar aliran air tetap lancar dan risiko banjir di Perumahan Bukit Hijau Permai maupun kawasan sekitarnya dapat dikurangi.(Saridun Limbong)





















